
MNOL, Jakarta – Sekitar 500 orang berkumpul dari Serikat Pekerja (SP) Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Serikat Pekerja Container (SPC) berunjuk rasa menggelar rapat akbar di halaman Kantor JICT, dan massa tersebut diberikan arahan oleh Ketua Umum SP JICT Nova Sofyan Hakim dan Sekjen SP JICT Firmansyah agar seluruh pekerja tetap menjaga situasi dan kegiatan Opetasional/kerja di JICT kondusif, Kamis (19/1).
Menurut Firmansyah, kegiatan Rapat Akbar merupakan Persiapan Aksi Unjuk Penolakan Perpanjangan Kontrak JICT dan perkembangan permasalahan perpanjangan Kontrak PT. JICT yang dilakukan Pansus Pelindo II dan BPK RI, disamping itu pada tanggal 23 Januari 2017 para Pemilik Saham melakukan RUPS dimana kegiatan RUPS akan dihadir orang nomor 1 di HPH.
Atas dasar adanya kecurigaan terhadap hasil audit dan investigasi dari BPK dan adanya RUPS yang berpeluang bisa melanjutkan perpanjangan kontrak (konsensi) PT. JICT, maka SP JICT melakukan perlawanan kembali untuk menolak perpanjangan konsensi dengan melakukan Aksi Unjuk Rasa hari Kamis, 19 Januari 2017 sasarannya Gedung BPK RI, DPR RI, Pelindo II dan Kantor HPI Kelapa Gading.
Pada saat proses keberangkatan, Massa aksi semula ingin melintas di depan Kantor PT Pelindo II, namun mendapat penolakan dari pihak Kepolisian (Polres Pelabuhan) dikarenakan sesuai dengan UU No. 9 Tahun 1998 Pasal 9 Ayat 2, yaitu Kawasan Pelabuhan bukan sebagai tempat Area Unjuk Rasa.
Pukul 09.15 Wib, Massa SP JICT dan SPC berangkat menuju BPK RI dengan menggunakan 10 unit Bus Pariwisata, 1 unit Mobil Komando, 1 unit Mobil Perlengkapan dan 14 unit Mobil Pribadi dengan rute Jalan Sulawesi Ujung – Jalan Enggano – Jalan R.E Martadinata. Selama proses keberangkatan mendapat Pengawalan dari Sat Lantas dan Sat Intelkam Polres Pelabuhan Tanjung Priok pimpinan Iptu Kartono, SH.
Perlu diketahui bahwa Giat aksi mendapatkan pengamanan dari pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin oleh Waka Polres Kompol Moh. Dafi Bastomi SH. SIK. MH. dengan Kuat pengamanan personil (Pam Pers) yaitu sekitar 100 pers. (Bayu/MN)
