Alumni ENJ 2015 Dukung Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia

nusabangsa.co.id/ – Ikatan Alumni Ekpedisi Nusantara Jaya 2015 (Ilusi Raya) menyatakan dukungannya pada pencapaian terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal itu diungkapkan oleh ketua Ilusi Raya Andria Parangin-angin melalui pesan singkat yang diterima oleh Maritim News hari ini.

“Dalam mendukung Indonesia menjadi poros maritim dunia maka kami selaku Ikatan Alumni Ekspedisi Nusantara Jaya, menyampaikan kepada pemerintah agar melaksanakan program kemaritiman dengan sebaik-baiknya diantaranya memperkuat TNI Angkatan Laut Indonesia dalam menjaga wilayah perairan Indonesia, mengembangkan industri perkapalan, mengembangkan Industri perikanan dan kelautan, serta mendidik pemuda Indonesia agar terlibat aktif dalam mengembangkan potensi laut Indonesia,” ujar Andria.

Menurutnya, tuntutan itu merupakan langkah awal dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal pertama ialah dengan memperkuat TNI Angkatan Laut dan industri perkapalan. Andria menyadari selama pelayaran ENJ 2015 dalam waktu 26 hari, mengetahui betul betapa vitalnya peranan TNI AL.

“Untuk itu pemerintah Indonesia harus melakukan revitalisasi terhadap kapal perang Indonesia yang tidak layak pakai dengan teknologi paling muktahir. Sehingga baik TNI AL maupun nelayan bisa menggunakan kapal yang berteknologi tinggi hasil karya anak bangsa Indonesia,” cetusnya.

Lebih lanjut, pria asal Sumatera Utara itu menyebutkan pembangunan budaya dan karakter maritim khususnya kepada pemuda dinilai pula cukup menentukan dalam berjalannya laju poros maritim dunia. Oleh karena itu, dirinya menghimbau agar pelayaran seperti ENJ 2015 ditingkatkan lagi.

“Pemberdayaan masyarakat pesisir dan mendidik pemuda Indonesia agar terlibat aktif dalam mengembangkan potensi laut Indonesia menjadi sangat penting dalam membangun Indonesia sebagai negara maritim,” tandasnya.

Namun, satu hal lain yang dianggap perlu oleh Andria ialah mengurangi investasi asing dalam mengelola kekayaan alam yang ada di wilayah lautan. Karena prinsip tersebut dinilainya justru banyak merugikan kepentingan nasional rakyat Indonesia.

“Kita sudah punya konsep Nawacita dan Trisakti, seharusnya pemerintah tidak bergantung total pada investasi asing,” tegasnya.

ENJ 2015 merupakan program Kemenko kemaritiman untuk mendukung Tol Laut dan mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Kegiatan yang melibatkan 150 relawan yang berasal dari berbagai daerah itu dilaksanakan menggunakan KRI Banda Aceh-593 yang melintasi rute Jakarta – Makassar – Sorong – Saumlaki – Kupang – Jakarta. Berbagai bahan sembako, kesehatan, buku untuk perpustakaan, toren air, bibit tanaman didistribusikan kepada daerah-daerah tersebut.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan 85 kapal perintis dan 2 kapal kesehatan yang melintas dari rute-rute pelabuhan perintis yang telah ditentukan.

Setelah berhasil melakukan pelayaran, tim ENJ 2015 yang berada di KRI Banda Aceh-593 membentuk komunitas yang dinamakan Ikatan Alumni Ekspedisi Nusantara Jaya (Ilusi Raya). Dalam forum tersebut terpilih 10 pengurus yang mengkordinir ratusan relawan, dari Sabang sampai Marauke, untuk mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube