MaritimNews, Jakarta – Segenap Prajurit dan PNS di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1437 H/2015 M, bertempat di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (13/1) lalu. Peringatan Kali ini dihadiri Kaskolinlamil Laksamana Pertama TNI Pulung Prambudi yang mewakili Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.
Peringatan Maulid Nabi kali ini mengusung tema “Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriyah Kita Mantapkan Mental dan Profesionalisme Prajurit TNI Guna Kelancaran dan Keberhasilan Tugas dan Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”.
Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos dalam sambutannya yang disampaikan Kaskolinlamil Laksamana Pertama TNI Pulung Prambudi mengatakan, berkenaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, maka seluruh prajurit maupun PNS khususnya di lingkungan Kolinlamil agar senantiasa melakukan introspeksi diri, karena hal ini menjadi penting untuk dapat memperbaiki diri, sehingga menjadi lebih baik lagi dalam bekerja maupun berperilaku baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Pangkolinlamil juga mengingatkan salah satu hikmah dari peristiwa Maulid Nabi Muhammad SAW yang perlu kita renungkan, adalah lahirnya seorang pemimpin yang menjadi teladan bagi umat manusia di dunia dalam menyempurnakan akhlak agar menjadi lebih mulia, sehingga tercipta kebersamaan dan keharmonisan di dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu Ustadz K.H. Drs. Mulyadi Effendi, M.A. dari Pondok Pesantren Al Fathiniyah Pondok Ranggon Jakarta Timur selaku penceramah dalam tausiyahnya mengatakan, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk penghormatan kita terhadap Nabi Muhammad SAW sebagai teladan bagi umat manusia.
Pada bagian lain ceramahnya, juga dikupas tentang Alquran yang banyak mengajarkan kita tentang kehidupan, misalnya masalah musyawarah dalam memutuskan suatu persoalan, soal kepemimpinan dan persatuan umat. Soal kepemimpinan bisa dilihat dalam filosofi salat berjamaah.
“Pemimpin harus peduli terhadap yang dipimpin, dalam salat seorang imam harus bisa tahu makmumnya agar bisa menyesuaikan bacaan salatnya”, ujar penceramah. Begitupun didalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai prajurit maupun PNS di lingkungan Kolinlamil, antara pimpinan dan anak buah harus saling menyesuaikan sesuai pangkat dan jabatannya.
Hadir pada acara tersebut para Asisten Pangkolinlamil, Dansatlinlamil Jakarta, para Kadis Kolinlamil, para Komandan unsur Jakarta yang berada di pangkalan, Ketua PG beserta pengurus Jalasenastri Kolinlamil.
