
MNOL, Jakarta – Kenaikan pangkat para Perwira Menengah (Pamen) TNI AL di berbagai kedinasan menjadi hal yang tak dilupakan bagi penerima kenaikan pankat di tengah tugas mereka dalam disiplin militer. Namun, hal itu tetap diapresiasi dengan berbagai peringatan setelah bertahun-tahun melakukan pengabdian di matara TNI bermotto Jalesveva Jayamahe tersebut.
Korps Marinir TNI AL
Di Korps Marinir TNI AL, sebanyak sembilan Pamen Marinir karena prestasinya berhak mengenakan tanda pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Letnan Kolonel menjadi Kolonel TMT 01 April 2016.
Dalam amanatnya Dankormar menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan salah satu wujud nyata pengakuan Pemerintah dan TNI pada umumnya, serta TNI Angkatan Laut pada khususnya berdasarkan akumulasi penilaian pemimpin dan proses yang komprehensif atas prestasi, dedikasi dan loyalitas yang sudah ditunjukkan oleh para Perwira.
“Kenaikan Pangkat juga mengandung konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar untuk senantiasa menjaga, memelihara kehormatan dan memberikan suritauladan dalam pelaksanaan tugas, maupun dalam kehidupan sehari-hari, juga wajib meningkatkan kemampuan dan kompetensi pribadi dalam jabatan yang diemban, guna memberikan karya terbaik, serta kontribusi yang nyata bagi organisasi,” ucap orang nomor satu di Korps Marinir tersebut.
Pada akhir amanatnya, Komandan Korps Marinir diikuti oleh para Pejabat Teras Kormar dan Komandan Kolak Kormar menyampaikan ucapan selamat kepada para Perwira yang naik pangkat, yang saat itu didampingi oleh istri.
Adapun Pamen Marinir yang naik pangkat diantaranya Kolonel Marinir Jayus, SH., Kolonel Marinir Sugiharto, SH, MH., Kolonel Marinir Purwanto Djoko P, Kolonel Marinir Sunaswan, Kolonel Marinir Bambang Hadi Suseno, Kolonel Marinir Aris Setiawan, Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung, Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan, dan Kolonel Marinir Hendro Suwito.
Koarmabar
Pangarmabar Laksda TNI A. Taufiq menyatakan kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi peningkatan motivasi untuk selalu bersemangat dalam bekerja dan mengembangkan inisiatif guna meningkatkan kemajuan TNI Angkatan Laut. Kemajuan tersebut akan tercapai apabila didukung sumber daya manusia yang andal, siap melaksanakan setiap tugas sebaik mungkin, menyikapi setiap permasalahan dan tantangan yang timbul secara arif bijaksana, penuh dedikasi dan integritas diri sebagai seorang prajurit.
Selanjutnya Pangarmabar mengharapkan keberhasilan yang telah dicapai melalui kenaikan pangkat dapat menghasilkan out come yang mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Koarmabar dan mampu meningkatkan pembinaan personel, material maupun latihan guna mewujudkan TNI Angaktan Laut berkelas dunia.
Pada kesempatan itu Pangarmabar juga menegaskan bahwa kebanggaan seorang prajurit bukan pada pangkat, jabatan atau kedudukan, melainkan bila berfungsi sebagai prajurit di manapun ditugaskan. Mengakhiri amanatnya Pangarmabar mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat, disertai harapan agar dapat lebih mendorong semangat pengabdian dalam rangka memberikan konstribusi yang baik bagi Koarmabar.
Turut hadir pada acara tersebut antara lain, Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., Danguspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI , T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S.,Danguskamlaarmabar Laksamana Pertama TNI Muhammad Ali S.E., M.M., dan Komandan Lantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) RM Trusono, SMn.
Ritual Cebur Laut di Kolinlamil
Yang menarik, sebanyak 18 perwira jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) yang pangkatnya naik satu tingkat ceburkan diri ke laut depan dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (1/4). Selain untuk bersyukur, juga mengingatkan mereka bahwa naik pangkat itu bentuk penghargaan yang harus ditempuh dengan perjuangan. Tidak mudah.
Panglima Kolinlamil Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin langsung ritual cebur laut atas kenaikan pangkat para perwira dibawah jajarannya.
Sebelum diceburkan atau menceburkan diri, mereka dibariskan di pinggir pantai, disaksikan seluruh pejabat utama jajaran Kolinlamil.
“Ini kita lakukan sebagai tradisi bagi TNI Angkatan Laut, dimana air sebagai tempat kehidupannya. Selain juga sebagai cerminan bahwa sebagai perwira TNI AL di mana dalam memperoleh satu pangkat lebih tinggi dari sebelumnya, dengan berbagai perjuangan di laut,” ungkap Pangkolinlamil.
Selain itu, kata dia, acara kenaikan pangkat di laut untuk memotivasi para anggotanya, agar selalu berjuang dengan karya nyata guna mencapai suatu hal yang maksimal.
Dermaga Kolinlamil sebagai salah satu dermaga yang sering digunakan sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal perang dikawasan barat, merupakan dermaga yang juga sering dijadikan tempat berkegiatan bagi protokoler kenegaraan.
“Saya ceburkan para perwira yang naik pangkat di kolam laut dermaga Kolinlamil agar mereka terkenang dan tercatat dalam kehidupan mereka. Saya ingin catatan itu menjadi sejarah bagi mereka sebagai perwira TNI AL, pungkas Pangkolinlamil mengakhiri. (TAN)
