
MNOL, Medan – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mendeklarasikan pembentukan Kelompok Khusus Perguruan Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih Pelindo I yang merupakan kelompok khusus dan pertama kali dibentuk pada BUMN di Indonesia berdasarkan rekomendasi izin dari Pengurus Pusat Merpati Putih di Jakarta.
Peserta latihan PPS Betako MP Pelindo I telah mencapai ± 200 orang terdiri dari para pegawai, keluarga pegawai dan unsur pengamanan Pelindo I yang berasal dari kantor pusat, cabang Pelabuhan Belawan, TPKDB dan BICT, dan diketuai oleh Ridwan Sani Siregar.
Direktur SDM dan Umum Hamied Wijaya menyampaikan kata sambutannya yang diwakilkan Kepala Satuan Pengawas Internal Pelindo I, Arief Utomo, bahwa manajemen mengapresiasi Kelompok Khusus PPS Betako Merpati Putih Pelindo I yang tersebar di empat provinsi yaitu Aceh, Sumut, Riau dan Kepulauan Riau.
“Prinsip dan nilai yang diajarkan dalam ilmu bela diri Merpati Putih selaras dengan nilai budaya perusahaan Pelindo I ‘Cipta’ Customer focus, Integrity, Professionalism dan team Work.” jelas Arif di Kantor Pusat Pelindo I, Jumat (19/8).
Deklarasi disaksikan langsung Dewan Guru PPS Betako Merpati Putih, H. MA Purwono, Penasehat Kelompok Khusus Pelindo I; Heri PB Hartono, Oberlin Sihombing dan Handy Lubis selaku Korps Pelatih Pelindo I, Rono selaku pembina DKI Jakarta, Bambang Yunarso dan Dodi Fitria selaku Pengcab Bekasi, Pengurus Daerah Sumatera Utara, dan Pengurus Cabang Medan.
PPS Betako Merpati Putih merupakan perguruan pencak silat yang sudah mendunia dan memiliki cabang perguruan di beberapa negara, seperti Belanda, Amerika Serikat, Malaysia, Filipina, Jepang dan Spanyol.
Perguruan ini juga merupakan salah satu aset budaya bangsa yang terbentuk sekitar tahun 1550-an dan perlu dilestarikan serta dikembangkan selaras dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi.(Bayu/MN)
